Proses Pemberian Kompensasi

Handoko, (2000:161) mendefenisikan, “Proses Kompensasi adalah suatu jaringan berbagai sub proses yang kompleks dengan maksud untuk memberikan balas jasa kepada karyawan bagi pelaksana pekerjaan dan memotivasi mereka agar mencapai tingkat prestasi kerja yang diinginkan”.

Diantara komponen-komponen adalah pembayaran upah dan gaji, dan pemberian kompensasi pelengkap, seperti pembayaran asuransi, cuti, sakit dan sebagainya. Meskipun kita menggunakan kata”upah” dan “gaji” dengan saling dapat dipertukarkan, pengertian-pengertian ini sedikit berbeda dalam penggunaannya. Menurut Handoko, (2000:161) “upah” biasanya bersangkutan dengan pembayaran atas dasar jam kerja untuk kelompok-kelompok karyawan seperti produksi dan pemeliharaan, sedangkan “gaji” pada umumnya berarti pembayaran tetap secara bulanan atau mingguan untuk untuk karyawan-karyawan klerikal, administrasi, manajerial dan professional. Menurut Hasibuan, (2003:118), “Gaji adalah balas jasa yang dibayar secara periodik kepada karyawan tetap serta mempunyai jaminan yang pasti, maksudnya, gaji akan tetap dibayarkan walaupun pekerja tersebut tidak masuk kerja, sedangkan upah adalah balas jasa yang dibayarkan kepada pekerja harian dengan berpedoman atas perjanjian yang disepakati membayarnya”.

About alanpnl

saya mahasiswa Politeknik Negeri Lhokseumawe yang bercita-cita ingin menjadi dosen di bidang pemasaran.

Posted on Februari 9, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: